Ditulis pada tanggal 2 Agustus 2016, oleh admin, pada kategori Artikel Kesehatan

muda tapi tua

Pernah lihat kakek kakek yang udah uzur tapi masih aktif berlari dan mengemudikan kendaraan? Mungkin usianya lebih tua dari penampakan badannya. Atau pernah lihat orang yang usianya masih muda tapi penampilannya udah nenek nenek, bahkan cepat merasa lelah saat diajak mengerjakan sesuatu?

Usia memang tidak bohong namun penampilan bisa diatur agar tampak lebih muda dari usia yang sebenarnya. Tapi tahukah kamu hal hal yang membuat penampilan atau tubuhmu boros usia? Berikut diantaranya:

Suka makan sembarangan

Salah memilih makanan yang masuk ke dalam perut terutama makanan yang tidak sehat akan mempengaruhi struktur DNA sehingga tubuhmu cepat menua. Batasi masuknya kalori dan usahakan mengonsumsi makanan yang diolah langsung dari bentuk aslinya, misalnya sayuran, buah buahan, biji bijian dan daging. Batasi makanan olahan jadi yang banyak mengandung garam, gula, penyedap dan zat zat tambahan lainnya.

Kurang tidur

Jika kamu kurang tidur maka seluruh tubuhmu akan menderita. Tidur merupakan komponen utama dari hidup yang sehat, bahagia dan produktif. Tidur memberi kesempatan pada sel sel saraf di otak membuat koneksi yang baru. Tidur juga mengembalikan energi tubuh yang terpakai selama seharian.

Stress

Secara umum, stress itu bagus untuk tubuh, minimal bisa memotivasi diri menghadapi tantangan yang ada. Saat stress terjadi peningkatan produksi hormon adrenalin sebagai tanggapan atas tantangan yang dihadapi tubuh dari luar. Namun, jika stress berlangsung lama dan berat maka tubuh akan terasa lebih cepat menua. Selain itu, stress kronis juga akan menimbulkan banyak masalah kesehatan.

Malas bergerak

Kemalasan adalah awal dari banyak masalah termasuk masalah kesehatan. Bahkan kemalasan dalam bergerak dapat berujung kematian, demikian kata beberapa studi. Kebanyakan duduk membuat otot rangka pada bagian bawah tubuh tidak aktif sehingga memberikan efek negatif pada metabolisme tubuh. Tidak ada kata terlambat untuk berubah, segera bangkit dan bergerak, jangan terlalu banyak duduk.

Racun

Racun disini bukan berarti kamu mengonsumsi makanan beracun dengan tujuan tertentu. Sadar atau tidak, racun memasuki tubuh dengan berbagai cara, bisa melalui makanan, minuman, kulit, dan sebagainya. Masuknya racun ini membuat tubuh menderita dan mempengaruhi banyak hal di dalam tubuh. Beberapa contoh racun berbahaya antara lain, merkuri, arsenik, timbal, dan lain lain. Meskipun dosis yang masuk relatif kecil, namun bila masuknya terus menerus akan tertimbun di dalam tubuh dan menimbulkan masalah kesehatan.

Kecanduan

Bila kamu bisa menghindari minuman beralkohol, merokok dan narkoba maka tubuhmu akan sangat berterima kasih. Zat zat berbahaya ini dapat merusak tubuh lebih cepat daripada yang kamu bayangkan. Hanya 15 menit merokok sudah dapat merusak DNA, demikian menurut studi yang dipublikasikan dalam Chemical Research in Toxicology. Jadi, cobalah untuk berhenti merokok.

Mengabaikan faktor risiko

Jika tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi atau kadar kolesterol tinggi tidak terdeteksi maka pelan pelan kondisi itu akan menggerogoti tubuhmu. Memang saat semua itu tinggi, kamu gak akan merasakan keluhan apa apa dan kebanyakan baru sadar setelah terjadi serangan jantung atau stroke dan itu sudah sangat terlambat. Cobalah sesekali ke dokter untuk minta dilakukan deteksi dini atau pemeriksaan menyeluruh sehingga bila terjadi masalah cepat diketahu

di ambil dari :

http://www.blogdokter.net/